SDN Wonorejo dirancang dengan pendekatan arsitektur fungsional. Segala bentuk dan elemen pada bangunan ini lahir dari kebutuhan utama sebagai fasilitas pendidikan dasar yang efisien, mudah diakses, dan nyaman. Ciri khas dari desain ini terlihat jelas pada pengolahan fasade. Elemen vertikal dan horizontal dari struktur kolom dan balok sengaja ditonjolkan sebagai bahasa desain utama. Garis vertikal pada kolom memberikan kesan kokoh, tegas, dan teratur. Sementara itu, garis horizontal dari balok dan plat lantai menciptakan kesan stabil, menyatukan massa bangunan, dan membuat fasade terlihat lebih panjang dan dinamis. Permainan ritme kolom-balok ini tidak hanya bersifat estetis. Struktur yang diekspos membuat proses konstruksi menjadi lebih sederhana, biaya perawatan lebih rendah, dan identitas bangunan menjadi kuat tanpa perlu ornamen tambahan.
Dengan konsep "sesuai fungsi", setiap ruang di dalam SDN Wonorejo ditata untuk memaksimalkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, dan alur aktivitas belajar mengajar. Hasilnya adalah sekolah dasar yang sederhana, jujur terhadap strukturnya, dan fokus pada kenyamanan pengguna.